Kala malam mendekat, detak rindu mulai mengguncang dada
Desus angin hampir tak terdengar jelas
Kenangan-kenangan waktu itu seperti abadi
Begitu jelas terlihat mata walau kadang hati tak merestui
Rinduku masih saja sepi
Hati ini masih tak berpenghuni
Tapi senyumnya selalu sejuk
Walau tak seindah saat dunia kita tak terpisahkan ego
SELENGKAPNYA BACA

0 Response to "PUISI RISAU SENJAKU"